Tuhan Sembilan Senti

puisi yang digubah oleh Taufik Ismail, berjudul Tuhan Sembilan Senti :

Indonesia adalah sorga luar biasa ramah bagi perokok, tapi tempat siksa tak tertahankan bagi orang yang tak merokok.

Di sawah petani merokok,
di pabrik pekerja merokok,
di kantor pegawai merokok,
di kabinet menteri merokok,
di reses parlemen anggota DPR merokok,
di Mahkamah Agung yang bergaun toga merokok,
hansip-bintara-perwira nongkrong merokok,
di perkebunan pemetik buah kopi merokok,
di perahu nelayan penjaring ikan merokok,
di pabrik petasan pemilik modalnya merokok,
di pekuburan sebelum masuk kubur orang merokok.

Indonesia adalah semacam firdaus-jannatu-na’im sangat ramah bagi perokok, tapi tempat siksa kubur hidup-hidup bagi orang yang tak merokok.

Di balik pagar SMU murid-murid mencuri-curi merokok,
di ruang kepala sekolah…ada guru merokok,
di kampus mahasiswa merokok,
di ruang kuliah dosen merokok,
di rapat POMG orang tua murid merokok,
di perpustakaan kecamatan ada siswa bertanya apakah ada buku tuntunan cara merokok.

Di angkot Kijang penumpang merokok,
di bis kota sumpek yang berdiri yang duduk orang bertanding merokok,
di loket penjualan karcis orang merokok,
di kereta api penuh sesak orang festival merokok,
di kapal penyeberangan antar pulau penumpang merokok,
di andong Yogya kusirnya merokok,
sampai kabarnya kuda andong minta diajari pula merokok.

Negeri kita ini sungguh nirwana kayangan para dewa-dewa bagi perokok, tapi tempat cobaan sangat berat bagi orang yang tak merokok.

Rokok telah menjadi dewa, berhala, tuhan baru, diam-diam menguasai kita.

Di pasar orang merokok,
di warung Tegal pengunjung merokok,
di restoran, di toko buku orang merokok,
di kafe di diskotik para pengunjung merokok.

Bercakap-cakap kita jarak setengah meter tak tertahankan asap rokok,
bayangkan isteri-isteri yang bertahun-tahun menderita di kamar tidur
ketika melayani para suami yang bau mulut dan hidungnya mirip asbak rokok.

Duduk kita di tepi tempat tidur ketika dua orang bergumul saling menularkan HIV-AIDS sesamanya, tapi kita tidak ketularan penyakitnya. Duduk kita disebelah orang yang dengan cueknya mengepulkan asap rokok di kantor atau di stop-an bus, kita ketularan penyakitnya. Nikotin lebih jahat penularannya ketimbang HIV-AIDS.

Indonesia adalah sorga kultur pengembangbiakan nikotin paling subur di dunia, dan kita yang tak langsung menghirup sekali pun asap tembakau itu, bisa ketularan kena.

Di puskesmas pedesaan orang kampung merokok,
di apotik yang antri obat merokok,
di panti pijat tamu-tamu disilahkan merokok,
di ruang tunggu dokter pasien merokok,
dan ada juga dokter-dokter merokok.

Istirahat main tenis orang merokok,
di pinggir lapangan voli orang merokok,
menyandang raket badminton orang merokok,
pemain bola PSSI sembunyi-sembunyi merokok,
panitia pertandingan balap mobil, pertandingan bulutangkis, turnamen sepakbola mengemisngemis mencium kaki sponsor perusahaan rokok.

Di kamar kecil 12 meter kubik, sambil ‘ek-’ek orang goblok merokok,
di dalam lift gedung 15 tingkat dengan tak acuh orang goblok merokok,
di ruang sidang ber-AC penuh, dengan cueknya, pakai dasi, orang-orang goblok merokok.

Indonesia adalah semacam firdaus-jannatu- na’im sangat ramah bagi orang perokok, tapi tempat siksa kubur hidup-hidup bagi orang yang tak merokok.

Rokok telah menjadi dewa, berhala, tuhan baru, diam-diam menguasai kita.

Di sebuah ruang sidang ber-AC penuh, duduk sejumlah ulama terhormat merujuk kitab kuning dan mempersiapkan sejumlah fatwa.

Mereka ulama ahli hisap.
Haasaba, yuhaasibu, hisaaban.
Bukan ahli hisab ilmu falak,
tapi ahli hisap rokok.

Di antara jari telunjuk dan jari tengah mereka terselip berhala-berhala kecil, sembilan senti panjangnya, putih warnanya, kemana-mana dibawa dengan setia, satu kantong dengan kalung tasbih 99 butirnya.

Mengintip kita dari balik jendela ruang sidang, tampak kebanyakan mereka memegang rokok dengan tangan kanan, cuma sedikit yang memegang dengan tangan kiri.
Inikah gerangan pertanda yang terbanyak kelompok ashabul yamiin dan yang sedikit golongan ashabus syimaal?

Asap rokok mereka mengepul-ngepul di ruangan AC penuh itu.
Mamnu’ut tadkhiin, ya ustadz. Laa tasyrabud dukhaan, ya ustadz.
Kyai, ini ruangan ber-AC penuh.
Haadzihi al ghurfati malii’atun bi mukayyafi al hawwa’i.
Kalau tak tahan, di luar itu sajalah merokok.

Laa taqtuluu anfusakum. Min fadhlik, ya ustadz.
25 penyakit ada dalam khamr. Khamr diharamkan.
15 penyakit ada dalam daging khinzir (babi). Daging khinzir diharamkan.
4000 zat kimia beracun ada pada sebatang rokok. Patutnya rokok diapakan?

Tak perlu dijawab sekarang, ya ustadz. Wa yuharrimu ‘alayhimul khabaaith.
Mohon ini direnungkan tenang-tenang, karena pada zaman Rasulullah dahulu, sudah ada alkohol, sudah ada babi, tapi belum ada rokok.

Jadi ini PR untuk para ulama.
Tapi jangan karena ustadz ketagihan rokok, lantas hukumnya jadi dimakruh-makruhkan, jangan.

Para ulama ahli hisap itu terkejut mendengar perbandingan ini.
Banyak yang diam-diam membunuh tuhan-tuhan kecil yang kepalanya berapi itu, yaitu ujung rokok mereka.

Kini mereka berfikir. Biarkan mereka berfikir.
Asap rokok di ruangan ber-AC itu makin pengap, dan ada yang mulai terbatuk-batuk.

Pada saat sajak ini dibacakan malam hari ini, sejak tadi pagi sudah 120 orang di Indonesia mati karena penyakit rokok. Korban penyakit rokok lebih dahsyat ketimbang korban kecelakaan lalu lintas.

Lebih gawat ketimbang bencana banjir, gempa bumi dan longsor, cuma setingkat di bawah korban narkoba.

Pada saat sajak ini dibacakan, berhala-berhala kecil itu sangat berkuasa di negara kita,
jutaan jumlahnya, bersembunyi di dalam kantong baju dan celana, dibungkus dalam kertas berwarni dan berwarna, diiklankan dengan indah dan cerdasnya.

Tidak perlu wudhu atau tayammum menyucikan diri, tidak perlu ruku’ dan sujud untuk taqarrub pada tuhan-tuhan ini, karena orang akan khusyuk dan fana dalam nikmat lewat upacara menyalakan api dan sesajen asap tuhan-tuhan ini.
Rabbana, beri kami kekuatan menghadapi berhala-berhala ini.

Screen Shot 2014-09-14 at 10.16.34 AM

 

Postingan Asli dari FB Ibnu Abdil Gaffar

26 Mei 2014

Teknik Memikat Calon Konsumen Agar Beli

Punya calon konsumen yang tadinya mau beli lalu gak jadi?
Banyak ya…

Selain mencari-cari alasan, penyakit calon pembeli yang paling sering muncul saat kita jualan adalah MENUNDA-NUNDA…

• “Nanti aja deh…”
• “Tanya suami/istri dulu ya…”
• “Belum butuh nih….”
• “Pikir-pikir dulu ya….”
• “Besok saya hubungi lagi ya…”
• dan lain-lain

Oleh karena itu, teknik NOW OR NEVER ini sangat cocok untuk kita dalam mengunci calon pembeli agar action beli hari itu juga.
Caranya?

Berikanlah penawaran yang dapat memukau calon pembeli untuk bertindak cepat. Kita bisa menggunakan berbagai tipe penawaran, diantaranya…
• DISKON
• HADIAH
• BONUS Spesial
• GRATIS Ongkos Kirim
• Voucher senilai Rp …..
• dan lain-lain

Katakan kepada calon pembeli bahwa penawaran atau promo tersebut hanya berlaku khusus hari ini. Sehingga mereka berpikir bahwa mereka harus membeli sekarang juga. Jika tidak, mereka akan menyesal. Contoh…
• “Diskon 30% hanya berlaku untuk hari ini…”
• “Ini adalah hari terakhir promo…”
• “Hanya diadakan sekali seumur hidup. Tidak akan diadakan lagi…”
• “Sekaranglah saat yang paling tepat untuk bertransaksi. Besok harganya akan naik…”
• “Stok kami untuk barang ini sangat terbatas. Jika tidak diambil sekarang, Anda akan kehabisan…”
• “Sudah ada calon pembeli yang menawarnya. Saya khawatir barangnya habis. Lebih baik ambil sekarang…”
• “Jika Anda mendaftar hari ini, aku akan berikan tambahan diskon 2%. Tetapi khusus hari ini saja ya…”
• “Yang ini tinggal 1, kalau tidak diambil sekarang, besok khawatir keburu dibeli orang…”
• “Hari ini harganya hanya Rp 150.000. Besok harga naik 2x lipat…”
• “Voucher DISKON ini hanya berlaku sampai malam ini. Besok vouchernya hangus!”

Pernah belanja di Matahari Dept Store? Kemarin2 ada voucher belanja tambahan khusus yang berlaku hari itu juga, bertujuan untuk meningkatkan Average Sale nya. Nah mereka menggunakan teknik ini… Atau jangan-jangan Anda pernah jadi korban juga? Biasanya perempuan tuh.. hehehe

Mau nyoba teknik ini di bisnis Anda?
Silakan praktikkan…

SHARE ya, supaya manfaatnya tersebar luas

(sumber : Dewa Eka Prayoga)

Tipe Kepribadian dari Bentuk Badan

Picture
source : google.com

William H. Sheldon, seorang ahli psikologi Amerika syarikat (1898 – 1977) telah mengeluarkan satu teori pada tahun 40an yaitu mengenai teori somatotypes. Teori beliau telah mengubah persepsi masyarakat dunia terhadap bentuk tubuh manusia. Teori somatotypes menyatakan bahwa secara umum, manusia terbagi menjadi tiga kategori bentuk fisik  yang disebut ectomorph, endomorph dan mesomorph.

1.      Ectomorph
Fokus sistem: Nervous system dan juga otak (ectoderm)

Ectomorph adalah golongan yang mempunyai bentuk tubuh yang kurus. Mereka biasanya digambarkan sebagai kekurangan berat badan, kurus dan berbanding dengan dua kategori yang lain. Lebar bahu mereka adalah sama seperti paha mereka. Rusuk mereka dapat dilihat dan halus. Lengan atas dan paha mereka terlihat kecil dan kurus sementara jari kaki mereka lebar atau panjang. Ciri wajah mereka adalah mempunyai tulang pipi atau garis yang tajam dan muka mereka seperti berbentuk segi tiga atau lonjong cenderung tirus. Kulit mereka kering dan cenderung untuk terbakar atau mengelupas pada cuaca panas (sensitif). Mereka yang bertubuh ectomorph sulit untuk menambah berat badan karena secara genetik mereka tidak dikaruniakan sel lemak yang banyak seperti 2 tipikal yang lain. Tahap kepekaan mereka juga sangat tinggi sehingga fokus sistem mereka tertumpu pada nervous system
Golongan ectomorph biasanya lemah dalam daya tahan fisik atau mudah lelah walaupun tidak semuanya. Pembentukan otot yang harus dilakukan bagi tipe ini, bukan menumpuk lemak. Faktor-faktor yang menghalang pertambahan berat badan yang normal dan pembentukan otot bagi golongan ini adalah berkaitan dengan selera makan dan metabolisme. Golongan ectomorph sangat kurus karena mereka dilahirkan dengan sistem metabolisme yang sangat tinggi. Mereka boleh makan apa saja yang mereka mau kapan saja tanpa harus takut mengalami kegemukan atau berat badan berlebihan.  Golongan ectomorph perlu meningkatkan bilangan kalori dalam diet mereka dan harus makan lebih sering yaitu dalam kurun waktu 2-3 jam jika ingin menambah berat badan mereka. Mereka juga perlu mengkonsumsi protein dan kabohidrat yang tinggi dalam program mereka. Golongan ini juga perlu melatih tubuh dengan lebih kuat agar pembentukan otot dapat tercapai. Vitamin dan nutrisi  juga perlu ada dalam keseharian mereka. Untuk wanita ectomorph fokuskan pada latihan otot lengan, paha, bahu dan bokong. Dan untuk pria ectomorph fokuskan pada perut, lengan, bahu, punggung dan kaki. Pelari marathon, atlet lompat tinggi dan lompat jauh biasanya tergolong dalam kategori ini. Contoh orang terkenal yang mempunyai badan ectomorph adalah : Bruce Lee, Angelina Jolie,Kate Beckinsale.

Ciri-ciri personality : Bijak mengendalikan emosi, lebih suka dengan privasi, artistik, kreatif, cepat merasa cemas/khawatir.

Ciri –ciri Ectomorph :

  • Memiliki  lemak badan yang sangat rendah.
  • Mempunyai kadar metabolisme yang sangat tinggi (tidak lama menyimpan lemak dalam tubuh)
  • Fisik yang kurus.
  • Cepat menjadi kurus atau pengurangan berat badan
  • Mempunyai pinggang, pinggul dan bahu yang sempit
  • Otot yang kurang, rendah berat badan tanpa lemak
  • Cepat merasa lapar
  • Cepat berkeringat dan mudah buang air kecil/besar (terutama di pagi hari)


Rekomendasi latihan:
 lakukan lebih banyak latihan beban untuk membangun otot dengan sedikit repetisi dan beban yang berat. Waktu istirahat harus cukup banyak, pisahkan waktu latihan 2 sampai 3 hari untuk istirahat menuju latihan berikutnya.

Ectomorph-1

2.      Endomorph
Fokus sistem: Sistem pencernaan

Mereka yang tergolong dalam kategori ini lazimnya mempunyai bentuk bagian tengah badan (abdomen) yang lebih besar, dan sistem pencernaan mereka juga secara teorinya lebih besar. Badan golongan ini juga kelihatan bulat, lembut dan kurang berotot. Peluang untuk menjadi gemuk adalah sangat tinggi kerana mereka yang dikaruniakan tubuh badan yang mempunyai lebih banyak sel lemak (fat cells) berbanding 2 jenis bentuk tubuh yang lain. Apakah yang dimaksudkan dengan sel lemak?

Sel Lemak (Fat Cell Theory)
Teori Fat Cell menyatakan bahwa penghasil sel lemak (adipocytes) terbagi menjadi 3 peringkat, yaitu :
pertama, sejak kita dalam rahim ibu lagi sampai kita berumur 2 tahun,
kedua, dari umur 2 tahun hingga ke umur 7 tahun, dan
ketiga, dari umur 7 tahun hingga kepada fase di mana kita tidak menjadi tinggi dan membesar lagi, yakni pertumbuhan kita dah mencapai usia maksimal.

Apabila semua sel-sel lemak sudah ada, sedangkan individu tersebut masih mengkonsumsi kalori dengan banyak, maka ia berada pada ketiga dari semua peringkat yang diatas, maka tubuh akan terus menghasilkan sel-sel lemak yang baru untuk menampung keperluan ini. Apa yang menakutkan di sini iyalah, sel-sel lemak akan tetap mengendap, sel-sel lemak itu angkanya tidak akan berkurang meskipun anda sudah kurus!
Secara praktiknya, individu yang memiliki lebih banyak sel-sel lemak seperti golongan Endomorph akan mudah mengalami kenaikan berat badan dibanding individu yang memiliki kurang sel-sel lemak seperti golongan Ectomorph. Golongan endomorph juga mempunyai jenis badan yang cenderung untuk mengumpulkan lemak ke kawasan bawah badan, terutama ke bagian abdomen (perut), paha dan pinggul. Lemak biasanya tidak tersebar sama rata di seluruh badan. Golongan lelaki endomorph mempunyai kecenderungan yang beda pada golongan wanita endomorph. Bagi golongan wanita endomorph, lemak berkumpul di lengan, paha dan pinggul. Menurut penelitian, lemak yang disimpan di kawasan abdomen berbahaya dibanding lemak di punggung dan kawasan kaki. Ini menyebabkan resiko penyakit jantung, kanker, tekanan darah dan kencing manis. Atlet Sumo biasanya tergolong dalam golongan ini. Contoh bentuk badan yang tergolong Endomorph adalah : Oprah Wimfrey, Fat Joe, Missy Elliot.

Ciri-ciri personalitiSuka sekali makan, emosi berlebih (emo memanjang), mudah bergaul, periang, perlu lebih banyak kasih sayang.

Ciri-ciri endomorph :

    • Penampilan fisik yang gemuk, bulat dan besar.
    • Nampak besar dengan jumlah lemak badan yang berlebihan terutama di sekitar pinggang, punggung dan paha.
    • Mempunyai sendi besar dan struktur tulang yang besar.
    • Tembam atau montok, berbentuk telur atau bulat.
    • Bersifat memuaskan nafsu makan dan mengambil kalori tambahan yang tidak perlu.
    • Berat berlebihan dan berakibat obesitas.
    • Sukar mengurangkan berat badan dan membuang lemak.

Rekomendasi latihan: latihan aerobik secara teratur seperti berjalan kaki, jogging, bersepeda. Lari selama 30 menit per hari sebanyak 5 kali seminggu. Lakukan juga latihan beban secara rutin 4-5 kali per minggu dengan istirahat yang cukup antar sesi latihan.

tipe-tubuh

3.      Mesomorph

Mesomorph adalah bentuk tubuh yang atletis dengan tubuh padat dan berotot dengan tampilan yang kekar. Tipe tubuh ini biasanya paling mudah membentuk tubuh dan mendapatkan bentuk otot optimal, jenis tubuh mesomorph juga disebut-sebut sebagai tipe tubuh idaman. Ciri-ciri manusia dengan tipe tubuh mesomorph adalah mereka yang berbahu lebar, tubuh terlihat gagah dan cenderung berbentuk V-shape, dan porsi makan sedang. Mereka, terutamanya lelaki yang dikaruniakan kategori ini lebih beruntung karena bagian atas tubuh (upper body) lebih besar berbanding bagian abodemen, berbeda dengan yang endomorph yang cenderung mempunyai “rangka besar” dan lemak berlebih di bagian bawah tubuh.
Tipe tubuh mesomorph sangat rajin dan giat melatih otot dan berolahraga, maka mereka yang mempunyai tubuh ini terlihat tegap, gagah, agresif, bertenaga dan aktif secara natural. Distribusi sel lemak juga tidaklah terlalu banyak seperti Endomorph. Mereka ini secara relatif mempunyai hormon (testosteron) yang lebih tinggi dibanding yang lain.
Semua orang ingin mempunyai jenis badan mesomorph tetapi malangnya sangat sedikit individu mempunyai jenis badan ini. Golongan mesomorph mempunyai kelebihan dalam menurunkan berat badan namun dengan cepat dan mudah pula mendapat bentuk badan yang diinginkan. Golongan mesomorph dengan mudah menyingkirkan lemak dengan melakukan satu atau dua latihan kardiovaskular dalam seminggu. Jika golongan mesomorph melakukan sesi latihan kardiovaskular secara teratur, golongan ini akan kehilangan lebih banyak lemak berbanding golongan ectomorph dan  endomorph kerana jenis otot mereka yang  lebih besar membantu membakar lebih banyak kalori dalam tubuh mereka.
Bentuk badan wanita mesomorph adalah seperti jam pasir (hourglass) dimana bentuk badan lelaki mesomorph adalah lebih segi empat. Namun begitu, seorang mesomorph juga harus mengikuti diet yang ketat dan program latihan untuk menjaga bentuk badan yang proposional. Pemain bola dan basket biasanya tergolong ke dalam kategori ini. Contoh bentuk tubuh mesomorph adalah : Eva Mendes, Jessica Biel, Channing Tatum dan David Beckham.

Ciri Personality : Dicirikan sebagai seseorang yang mudah bersosialisasi dan menonjol, senantiasa suka melakukan aktivitas luar (oudoor). Golongan mesomorph juga digambarkan sebagai golongan yang kuat dan bersemangat. Mereka  mempunyai personality yang dinamis serta aktif dan amat kompetitif.

Ciri-ciri jenis badan mesomorph:

  • Mempunyai postur yang baik dan menarik  
  • Mempunyai bentuk fisik yang tegap 
  • Mempunyai kadar metabolism yang tinggi yang membolehkan mereka meikmati makanan kegemaran tanpa berasa takut untuk menjadi gemuk.
  • Mudah bagi mereka untuk mencapai berat badan yang ideal.
  • Penampilan mereka bersemangat dan aktif.
  • Mereka mempunyai bahu yang lebar dengan pinggang ramping.
  • Badan jenis ini mempunyai jumlah otot tanpa lemak yang sangat tinggi.
  • Tidak mudah lelah dan jarang sakit.

Rekomendasi latihan: latihan beban sebanyak minimal 3 kali per minggu dan aerobik setiap hari atau pada hari tertentu. Prioritaskan latihan untuk mencapai tujuan Anda.

5 Ways (1)

Sudahkah Anda Bersyukur Hari Ini ?

Jika KEKAYAAN bisa membuat orang BAHAGIA,
tentunya ADOLT MERCKLE, orang TERKAYA dari JERMAN,
tidak akan menabrakkan badannya ke KERETA API…

Jika KETENARAN bisa membuat orang BAHAGIA,
tentunya MICHAEL JACKSON, penyanyi TERKENAL di USA,
tidak akan meminum OBAT TIDUR hingga OVERDOSIS…

Jika KEKUASAAN bisa membuat orang BAHAGIA,
tentunya G. VARGAS, Presiden BRAZIL,
tidak akan menembak JANTUNGNYA…

Jika KECANTIKAN bisa membuat orang BAHAGIA,
tentunya MARLIN MONROE, artis CANTIK dari USA,
tidak akan meminum ALKOHOL dan OBAT DEPRESI hingga OVERDOSIS…

Jika KESEHATAN bisa membuat orang BAHAGIA,
tentunya THIERRY COSTA, Dokter Terkenal dari PERANCIS,
tidak akan membunuh dirinya akibat acara di TELEVISI..

Ternyata, BAHAGIA atau tidaknya hidup seseorang itu, BUKAN ditentukan oleh
seberapa KAYANYA, TENARNYA, CANTIKNYA, KUASANYA, SEHATNYA atau SESUKSES apapun hidupnya.

Tapi yang bisa membuat seseorang itu BAHAGIA adalah DIRINYA SENDIRI…
Mampukah ia mau MENSYUKURI semua yang sudah dimilikinya dlm segala hal.

“Kalau KEBAHAGIAAN bisa DIBELI,
pasti orang² kaya akan MEMBELI KEBAHAGIAAN itu.
Kita akan SULIT mendapatkan KEBAHAGIAAN karena sudah DI BORONG oleh mεrεƙα.”

“Kalau KEBAHAGIAAN itu ada di suatu TEMPAT,
pasti belahan lain di bumi ini akan KOSONG karena semua orang akan kesana berkumpul dimana KEBAHAGIAAN itu berada.”

Untungnya KEBAHAGIAAN itu berada DI DALAM HATI setiap manusia.
Jadi kita tidak perlu MEMBELI atau pergi MENCARI KEBAHAGIAAN itu.

Yang kita perlukan adalah HATI yang BERSIH dan IKLAS serta PIKIRAN yang JERNIH,
maka kita bisa menciptakan rasa BAHAGIA itu kapanpun, dimanapun dan dengan kondisi apapun.

KEBAHAGiAAN itu hanya dimiliki oleh “Orang² yang dapat BERSYUKUR“.
“JIKA KAMU TIDAK MEMILIKI APA YANG KAMU SUKAI, MAKA SUKAI LAH APA YG KAMU MILIKI SAAT INI”…….

BER”SYUKUR” adalah suatu kemampuan yg bisa DIPELAJARI oleh siapapun..

bersyukur

7 Kebiasaan Orang-Orang Keren !

7 Kebiasaan Dari Orang-Orang Yang Sangat Efektif:

“Kebiasaan 1″ : Jadilah Proaktif ( Be Proactive ) Bersikap proaktif adalah lebih dari sekedar mengambil inisiatif. Bersikap proaktif artinya bertanggung jawab atas perilaku kita sendiri (di masa lalu, dimasa sekarang, maupun di masa mendatang), dan membuat pilihan-pilihan berdasarkan prinsip-prinsip serta nilai-nilai ketimbang pada suasana hati atau keadaan. Orang-orang proaktif adalah pelaku- pelaku perubahan dan memilih untuk tidak menjadi korban, untuk tidak bersikap reaktif, untuk tidak menyalahkan orang lain. Mereka lakukan ini dengan mengembangkan serta menggunakan keempat karunia manusia yang unik — kesadaran diri, hati nurani, daya imajinasi, dan kehendak bebas — dan dengan menggunakan Pendekatan Dari Dalam ke Luar untuk menciptakan perubahan. Mereka bertekad menjadi daya pendorong kreatif dalam hidup mereka sendiri, yang adalah keputusan paling mendasar yang bisa diambil setiap orang.

“Kebiasaan 2″ : Merujuk pada Tujuan Akhir ( Begin With The End in Mind ) Segalanya diciptakan dua kali — pertama secara mental, kedua secara fisik. Individu, keluarga, tim, dan organisasi, membentuk masa depannya masing-masing dengan terlebih dahulu menciptakan visi serta tujuan setiap proyek secara mental. Mereka bukan menjalani kehidupan hari demi hari tanpa tujuan-tujuan yang jelas dalam benak mereka. Secara mental mereka identifikasikan prinsip-prinsip, nilai-nilai, hubungan-hubungan, dan tujuan-tujuan yang paling penting bagi mereka sendiri dan membuat komitmen terhadap diri sendiri untuk melaksanakannya. Suatu pernyataan misi adalah bentuk tertinggi dari penciptaan secara mental, yang dapat disusun oleh seorang individu, keluarga, atau organisasi. Pernyataan misi ini adalah keputusan utama, karena melandasi keputusan-keputusan lainnya. Menciptakan budaya kesamaan misi, visi, dan nilai-nilai, adalah inti dari kepemimpinan.

“Kebiasaan 3″ : Dahulukan yang Utama ( Put First Thing First ) Mendahulukan yang utama adalah penciptaan kedua secara fisik. Mendahulukan yang utama artinya mengorganisasikan dan melaksanakan, apa-apa yang telah diciptakan secara mental (tujuan Anda, visi Anda, nilai-nilai Anda, dan prioritas-prioritas Anda). Hal-hal sekunder tidak didahulukan. Hal-hal utama tidak dikebelakangkan. Individu dan organisasi memfokuskan perhatiannya pada apa yang paling penting, entah mendesak entah tidak. Intinya adalah memastikan diutamakannya hal yang utama.

“Kebiasaan 4″ : Berfikir Menang/Menang ( Think Win Win ) Berfikir menang/menang adalah cara berfikir yang berusaha mencapai keuntungan bersama, dan didasarkan pada sikap saling menghormati dalam semua interaksi. Berfikir menang / menang adalah didasarkan pada kelimpahan — “kue” yang selamanya cukup, peluang, kekayaan,dan sumber-sumber daya yang berlimpah — ketimbang pada kelangkaan serta persaingan. Berpikir menang-menang artinya tidak berpikir egois (menang / kalah) atau berpikir seperti martir (kalah / menang). Dalam kehidupan bekerja maupun keluarga, para anggotanya berpikir secara saling tergantung — dengan istilah“kita”, bukannya “aku”. Berpikir menang / menang mendorong penyelesaian konflik dan membantu masing-masing individu untuk mencari solusi-solusi yang sama-sama menguntungkan. Berpikir menang / menang artinya berbagai informasi, kekuasaan, pengakuan, dan imbalan.

“Kebiasaan 5″ : Berusaha untuk Memahami Terlebih Dulu, Baru Dipahami (To Understand To BeUnderstood) Kalau kita mendengarkan dengan seksama, untuk memahami orang lain, ketimbang untuk menanggapinya, kita memulai komunikasi sejati dan membangun hubungan. Kalau orang lain merasa dipahami, mereka merasa ditegaskan dan dihargai, mau membuka diri, sehingga peluang untuk berbicara secara terbuka serta dipahami terjadi lebih alami dan mudah. Berusaha memahami ini menuntut kemurahan; berusaha dipahami menuntut keberanian. Keefektifan terletak dalam keseimbangan di antara keduanya.

“Kebiasaan 6″ : Wujudkan Sinergi (Synergy) Sinergi adalah soal menghasilkan alternatif ketiga — bukan caraku, bukan caramu, melainkan cara ketiga yang lebih baik ketimbang cara kita masing-masing. Sinergi adalah buah dari sikap saling menghargai — sikap memahami dan bahkan memanfaatkan perbedaan-perbedaan yang ada dalam mengatasi masalah, memanfaatkan peluang. Tim-tim serta keluarga-keluarga yang sinergis memanfaatkan kekuatan masing-masing individu sehingga secara keseluruhannya lebih besar dari pada jumlah total dari bagian-bagiannya. hubungan-hubungan serta tim-tim seperti ini mengenyampingkan sikap saling merugikan (1 + 1 = 1/2). Mereka tidak puas dengan kompromi (1 + 1 = 1 1/2), atau sekedar kerjasama (1 + 1 = 2). Melainkan, mereka kejar kerjasama yang kreatif (1 + 1 = 3 atau lebih).

“Kebiasaan 7″ : Mengasah Gergaji ( Sharpening The Saw ) Mengasah gergaji adalah soal memperbaharui diri terus menerus dalam keempat bidang kehidupan dasar: fisik, sosial/emosional, mental, dan rohaniah. Kebiasaan inilah yang meningkatkan kapasitas kita untuk menerapkan kebiasaan-kebiasaan efektif lainnya. Bagi sebuah organisasi, Kebiasaan 7 menggalakkan visi, pembaharuan, perbaikan terus-menerus, kewaspadaan terhadap kelelahan atau kemerosotan moral, dan memposisikan organisasinya di jalan pertumbuhan yang baru. Bagi sebuah keluarga, kebiasaan 7 meningkatkan keefektifan lewat kegiatan-kegiatan pribadi maupun keluarga secara berkala, seperti membentuk tradisi-tradisi yang merangsang semangat pembaharuan keluarga. -

- Stephen R.Covey -

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

Join 8,804 other followers