Ada Harta Karun buat pemakai Google !

Setelah menunggu cukup lama,

Akhirnya datang juga nih Sesuatu Yang Sangat Mengerikan !!

Tools Pencari Harta Karun di Google Plus

Monggo dilihat fiturnya disini :
http://bit.ly/special-G-plus

————————
Kalo gue sendiri akan sarankan tools ini buat yang pake :
1. Google Chrome.
2. Suka buka google.com — untuk nyari sesuatu (search engine)
3. Suka Nonton YouTube.
4. Emailnya = GMAIL.

Kalo salah satu dari 4 poin itu kamu gunakan juga,
nampaknya perlu tools ini.
———————–

Nah, ini ada IDE buat kita seneng duit, dan seneng jualan.

Kita ini kan setiap hari kebutuhannya adalah prospek dengan orang-orang potensial.
Tul gak,… kita pake flyer, tanita, pin, stiker mobil dll, dan social media (facebook) untuk gali database yang bisa diprospek masal. Coba cek alatnya disini
Tetapi alat ini emang asli bikin ngiler kalau bener-bener tahu cara makainya.

Saya tes dalam 5 menit, lumayan bisa sedot database sampai ratusan orang tertarget. Cukup buat agenda kerja harian saya. Dan pengalaman saya, rasio closingnya cukup tinggi.

Untuk temen-temen yang seneng sosial media, atau bisnisnya mirip2 gue, mending jangan beli alat ini deh… Kasihan, ntar telponnya gak berhenti berdering, musti nyolok powerbank terus. (*aslinya sih, pengen ngurangi saingan gue – heheheh)
Monggo dilihat fiturnya disini :
http://bit.ly/special-G-plus

Nah, ini ada kabar baek.
Gunakan kode kupon = HERBALIFE24
utk diskon 25%.

Khusus BUAT YANG ORDER
dari jam 00 – 23.59 WIB lalu share link blog ini ke Facebook kamu,
maka akan dapatkan 2 bonus GRATIS :

1. Alat Promosi di Facebook, senilai Rp 399.000
intip kaya apa, tapi jangan beli ya. kan mau gue kasih GRATIS –> http://www.90dpfb.com/

2. Alat Promosi di BBM, senilai Rp 174.500
intip kaya apa, tapi jangan beli ya. kan mau gue kasih GRATIS –> http://mesinkreativitas.com/20dpbbm/

Total Bonusnya berapa sodara-sodara ? Lebih dari 500ribu !!

Screen Shot 2015-06-16 at 17.50.19

Monggo dilihat fiturnya disini :
http://bit.ly/special-G-plus

DISCLAIMER :
Tools ini direkomendasikan jika Anda ingin serius menekuni DMO Internet / Online.
Jangan lakukan apa-apa, jika Anda Ragu.

 

Tahukah Sobat, 30% Kematian Dunia Disebabkan oleh Penyakit Jantung?

Tahukah Sobat, 30% Kematian Dunia Disebabkan oleh Penyakit Jantung?

Menurut WHO, 17,5 juta (30%) dari 58 juta kematian di dunia, disebabkan oleh penyakit jantung dan pembuluh darah pada tahun 2005. Dari seluruh angka tersebut, penyebab kematian antara lain disebabkan oleh serangan jantung (7,6 juta penduduk), stroke (5,7 juta penduduk), dan selebihnya disebabkan oleh penyakit jantung dan pembuluh darah (4,2 juta penduduk).

Berdasarkan seluruh data yang telah dikumpulkan dari WHO, pada tahun 2015 diperkirakan kematian akibat penyakit jantung dan pembuluh darah meningkat menjadi 20 juta jiwa. Kemudian akan tetap meningkat sampai tahun 2030, diperkirakan 23,6 juta penduduk akan meninggal akibat penyakit jantung dan pembuluh darah. Angka yang cukup besar mengingat penyakit jantung dan pembuluh darah dikategorikan sebagai penyakit tidak menular. Penyakit ini sebenarnya dapat dimodifikasi dan dicegah!

ignarro-300x209

Indonesia: 59,5% Kematian Akibat Penyakit Tak Menular, Termasuk Jantung

Di Indonesia, sebagai salah satu negara berkembang ternyata masih berjuang menghadapi pelbagai masalah kesehatan. Penyakit infeksi masih menjadi prioritas utama dalam pembangunan kesehatan, di sisi lain perubahan gaya hidup yang serba cepat tidak menahan laju perkembangan penyakit tidak menular seperti penyakit jantung dan pembuluh darah. Hal ini diperkuat dengan data yang diperoleh pada tahun 2007, angka kematian akibat penyakit jantung dan tidak menular pada tahun 1995 sebesar 41,7% meningkat menjadi 59,5% pada tahun 2007.

Kalimantan Selatan “Juara Hipertensi”

Penyakit hipertensi sebagai salah satu “kawan” dari penyakit jantung, ternyata dinilai cukup tinggi di Indonesia. Berdasarkan data dari Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) 2007, angka kejadian atau prevalensi penduduk Indonesia berusia di atas 18 tahun dengan hipertensi adalah sebesar 31,7%. Ternyata hipertensi tidak hanya terjadi pada penduduk berusia di atas 18 tahun, namun juga pada penduduk berusia 15-17 tahun. Jika dilihat berdasarkan kriteria hipertensi sesuai JNC VII, terdapat 4050 (8,4%) penduduk berusia 15-17 tahun dengan hipertensi. Prevalensi hipertensi tertinggi berdasarkan provinsi terdapat di Kalimantan Selatan (39,6%), dan terendah di Papua Barat (20,1%). Hasil dari Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) tahun 2007 memperlihatkan bahwa prevalensi beberapa penyakit jantung dan pembuluh darah seperti hipertensi sangat tinggi yaitu 31,7%, diikuti stroke sebesar 8,3% dan penyakit jantung sebesear 7,2% per 1.000 penduduk.

Aceh “Juara Stroke”

Penyakit kardiovaskular juga erat kaitannya dengan penyakit stroke. Di Indonesia, angka prevalensi stroke juga cukup tinggi yaitu sekitar 72,3%, dengan provinsi Aceh menduduki angka prevalensi tertinggi yaitu 16,6% dan terendah di Papua (3,8%).

Data Riskesdas memperlihatkan bahwa penyebab kematian utama untuk semua umur adalah stroke (15,4%), hipertensi (6,8%), penyakit jantung iskemik (5,1%), dan penyakit jantung lainya (4,6%). Angka kematian pada kelompok usia 45-54 tahun di daerah perkotaan akibat stroke sebesar 15,9%, kemudian penyakit jantung sistemik sebesar 8,7% dan hipertensi serta penyakit jantung lainya sebesar 7,1%. Sementara itu di pedesaaan, angka kematian tertinggi diakibatkan oleh penyakit menular yaitu tuberkulosis (TBC) diikuti oleh stroke sebesar 11,5% dan hipertensi 9,2% dan penyakit jantung iskemik 8,8%.

Pada penduduk usia 55-64 tahun yang tinggal di daerah perkotaan, stroke tetap menjadi penyebab kematian utama (26,8%), kemudian penyakit jantung iskemik (5,8%), hipertensi (8,1%), dan penyakit jantung lainnya (4,7%).

Bagaimana dengan penduduk di pedesaan? Ternyata pola penyebab kematian di pedesaan dan perkotaan menunjukkan pola yang serupa dengan stroke (17,8%) sebagai penyebab kematian utama, diikuti oleh beberapa penyebab lain antara lain hipertensi (11,4%), penyakit jantung iskemik (5,7%), dan penyakit jantung lain (5,1%).

Synergy-Images-1

 

Benarkah Penyakit Jantung adalah Penyakit Orang Kaya?

Masalah lain yang harus dihadapi adalah kenyataan bahwa semakin meningkatnya usia, diikuti dengan meningkatnya jenis penyakit yang menghampiri. Hal ini  membuat beban terhadap ekonomi penderita dimana usia lanjut kebanyakan mengalami penurunan produktifitas, sehingga beban ekonomi yang ditanggung akan meningkat. Faktor ekonomi tidak memiliki korelasi terhadap penyakit jantung dan pembuluh, tidak sedikit penderita penyakit jantung dan pembuluh berasal dari kalangan ekonomi menengah ke bawah, kurang, sampai tidak mampu. Ketidaktahuan terhadap faktor resiko penyakit jantung, dan gaya hidup yang serba cepat menjadi salah satu penyebab tingginya angka penyakit jantung dan pembuluh.

Berdasarkan data Riskesdas pada tahun 2007, menunjukan prevalensi terhadap beberapa faktor risiko penyakit jantung dan pembuluh darah, seperti kelebihan berat badan (obesitas) 19,1% dan obesitas sentral 18,8%, diabetes mellitus ( kencing manis ) di daerah perkotaan 5,7%, konsumsi makanan asin (24,5%) dan makanan berlemak tinggi (12,8%), kurang mengkonsumsi serat seperti buah-buahan dan sayuran  (93,6%), kurang aktivitas fisik 48,2%, gangguan mental emosional 11,6%, perokok aktif setiap hari 23,7%, dan konsumsi alkohol dalam 12 bulan terakhir sebesar 4,6%.

11150899_10200346591544110_108660380143684673_n

 

Seperti kita ketahui, aktivitas fisik secara teratur bermanfaat untuk mengatur berat badan dan menguatkan sistem jantung dan pembuluh darah. Data Riskesdas 2007 juga memperlihatkan bahwa di Indonesia 48,2% penduduk ternyata kurang melakukan aktivitas fisik. Berdasarkan provinsi, Kalimantan Timur (61,7%) dan Riau (60,2%) merupakan dua provinsi dengan aktivitas fisik paling tinggi. Sedangkan provinsi Nusa Tenggara Timur (27,3%), Sulawesi Tengah (39,4%), dan Bengkulu (40,1%) merupakan provinsi dengan aktivitas fisik kurang. Kategorisasi aktivitas fisik dilihat dari aktivitas fisik yang dilakukan dalam seminggu terakhir untuk penduduk usia 10 tahun ke atas. Dikatakan “cukup” bila dilakukan terus-menerus sekurangnya 10 menit dalam satu  kegiatan tanpa henti dan secara kumulatif 150 menit selama lima hari dalam satu minggu.

11264916_10203177671201937_4496481679238729252_n

 

Berdasarkan kelompok umur, kurang aktivitas fisik paling tinggi  terdapat pada kelompok 75 tahun ke atas (76,0%) dan umur 10-14 tahun (66,9%). Selain usia, ternyata faktor risiko jenis kelamin juga berperan. Kurang aktivitas fisik pada perempuan (54,5%) lebih tinggi dibanding laki-laki (41,4%). Sedangkan berdasarkan tingkat pendidikan, semakin tinggi pendidikan ternyata semakin tinggi prevalensi kurang aktifitas fisik. Kemudian, secara umum penduduk perkotaan memperlihatkan angka prevalensi kurang aktivitas fisik (57,6%) lebih tinggi dibandingkan penduduk yang tinggal di pedesaan (42,4%). Hal lain yang teranalisis adalah semakin tinggi tingkat pengeluaran per kapita per bulan maka semakin meningkat prevalensi kurang aktivitas fisik.

Maka, Penyakit jantung bukanlah penyakit yang dapat dipandang sebelah mata.

Ayo, kita bergerak dan bertindak untuk mengurangi angka kesakitan dan kematian akibat penyakit jantung di Indonesia!

Hadirnya Niteworks sebagai salah satu nutrisi kesehatan untuk jantung.

Bisa dipesan secara eksklusif dari Member Herbalife di Indonesia

 

Produk Herbalife tidak ditujukan untuk mendiagnosa, mencegah dan mengobati suatu penyakit.

Sumber:

  1. Kementrian Kesehatan Republik Indonesia. Hasil Laporan Riset Kesehatan Dasar – RISKESDAS, 2007.
  2. Beltrame JF, Dreyer R, Tavella R. Epidemiology of Coronary Artery Disease.
  3. Whelton PK. Epidemiology and the Prevention of Hypertension. J Clin Hypertens 6 (11):636-642, 20
  4. TanyaDok.com di : http://www.tanyadok.com/artikel-kesehatan/penyakit-jantung-di-indonesia-dalam-angka

Setelah Ngerampok Data Pengguna Facebook, sekarang merajalela sampai Google Plus !

Semakin banyak BERBAGI, semakin banyak REZEKI.
Setuju ?

Suatu ketika ada teman berjalan dengannya dan bertemu dengan seorang pengemis, teman tersebut memintanya untuk bersedekah dan berbagi rezeki dengan pengemis tersebut. Spontan dia berkata, “Lha, aku ini sedekah pake apa. Uang saja tinggal sedikit lagi. Saya ini lagi miskin. Lagi bangkrut. Nggak punya uang. Kalau uang ini Saya sedekahkan, terus Saya makan pake apa”.

Hehehe.. Sambil tertawa celotehan tersebut langsung teman saya jawab.

Pertama, Kamu makan pake Nasi.
Kedua, Saya tahu kamu lagi Bangkrut. Nggak usah melas gitu.
Ketiga, Kamu Sedekah pake apa yang Kamu punya sekarang.

Maksudnya?

Ya, kalau kamu yakin sama Allah…
– Yakin bahwa Sedekah PASTI dibalas
– Yakin bahwa ini adalah Ujian atau Cobaan atau Teguran
– Yakin bahwa Skenario Allah itu Indah
– Yakin bahawa Tidak Ada yang Tidak Mungkin di Dunia Ini

Maka apa yang membuatmu sulit untuk menyedekahkan harta yang sedikit itu?
Toh, sedekah nggak sedekah, kamu lagi Bangkrut, kan?

(Kata-Kata teman saya ini cukup Menyakitkan, tapi untuk Membangkitkan)

Begini, sob… Allah sekarang lagi mengujimu. Kamu yakin nggak sama Allah? Kalau yakin, ikuti saran Saya. Kalau nggak, yaudah nggak usah. Saya nggak maksa kamu, tapi kamu tahu apa yang seharusnya kamu lakukan sekarang.

Kamu ini PENGUSAHA. Jangan segala sesuatunya di ukur pake Harta dan hitung-hitungan logika.

Ingat…
“Kaya dan Miskin itu di HARTA. Lapang dan Sempit itu di HATI. Berbagi dalam bisnis, jangan hanya berpatokan pada Harta, tapi gunakanlah HATI”

 

Belum punya yah, aplikasi buat ngerampok data Facebook?
Ih kamuu kemana ajaaa… coba KLIK DISINI

Nah, untuk merampok data Google Plus, pastikan sebelumnya :

  1. Disarankan kamu sudah gunakan The Graph.
  2. Punya alamat email GMAIL. Bukan yang lain ya, tapi GMAIL !
  3. Jika nomer 1 dan 2 sudah, klik DISINI dan join event-nya.
MJ - G+

Klik Gambarnya dan join eventnya !

 

Berbagilah… InsyaAllah ditambah. Aamiin…

Silakan SHARE, saling mengingatkan dalam Kebaikan.

 

The Graph – masih dikasih diskon 25%

Bener-bener berhati emas nih ownernya The Graph,
Om Yudhis – dia kasih disc 25% buat Member Herbalife (MEI)
padahal untuk public – sudah di closed sampai akhir April kemaren.

Screen Shot 2015-05-05 at 21.58.12

Belum pake yah?
Coba baca postingan saya disini

Another Story lagi gunakan The Graph,

Semalam berikan Webinar Coaching The Graph
yang diikuti oleh lebih dari 120 orang.

Sambil praktek, saya add seseorang untuk akun FB retail saya,
eeeeh,…. ternyata beliau ini adalah konsumen dan member lama saya di Herbalife
yang sekarang kerja di Taiwan.

Setelah add jadi teman di akun FB retail saya, lalu kita temenan di BBM.

Mau Join Lagi !!

9 tahun !

10421959_10153807176446258_6918034561028132101_n

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Saya tunggu teman-teman semua di Grup Coaching The Graph.

Kita maksimalkan tools yang keren banget ini.

——–

Untuk Beli The Graph disc 25% – khusus Member Herbalife,
Caranya :

akses ke http://miouw.com/signup/thegraph

Tulis Kode Kupon Disc 25% = HERBALIFE24

Screen Shot 2015-05-05 at 20.56.46

 

Setelah step diatas selesai,
Kirim Pesan ke WhatsApp saya di 0817792928 

Ketik TG Nama, Kota, Level

Untuk saya undang ke Grup Coaching The Graph.

The Graph – khusus buat Member Herbalife,… ajibbb !

Masya Allah,… banyak sekali member Herbalife yang nanyain ke saya gimana caranya dapetin aplikasi The Graph yang sempet bikin kehebohan di social media Facebook beberapa waktu yang lalu.

Jika kamu belum baca penjelasannya, liat posting saya sebelumnya disini.

Saya mau sedikit kasih testimoni ya.

Jadi saya praktekin The Graph ini, sudah hampir sebulan sejak launching.
Lalu saya mulai terapkan untuk mencari Wanita di Jakarta yang pake IPhone.
Eh, ketemu beberapa orang kan… Lalu secara manual, saya invite satu-satu target inceran saya,
terutama yang pipinya tembem, montok, semok, gendut gitulah…

Ehh…. ada yang menerima permintaan pertemenan saya,
dan mungkin dia lihat profil saya di Facebook, lalu mulai tanya2 bagaimana caranya turun berat badan.

Singkat cerita – saya undang ke HOM Bellagio hari sabtu.
Dia datang, dan bersemangat sekali – langsung memutuskan beli Herbalife Member Pack,
dan jadi peserta Lomba Langsing Berhadiah di Jakarta.

Ini fotonya :

11205586_10153793131271258_2833677632304007654_n

 

Orang kedua yang kasusnya serupa, juga menerima pertemanan saya di Facebook,
lalu tanya-tanya tentang Herbalife di WhatsApp.
Saya undang hadir ke Online HOM, lalu janjian kopdar di acara Wellness Tour bersama dr. Garry Small.
Beliau langsung bergabung, beli tiket STS – dan hanya perlu waktu 4 hari jadi Senior Consultant.

Ini fotonya :

11051853_10153793157646258_1749560793100671713_n

Pokoknya bermanfaat sekali aplikasi The Graph ini.

Bahkan saya membuat grup mentoring untuk member Herbalife yang aplikasi yang serupa,
supaya bisa belajar bareng dan studi kasus.

Ini yang main ke rumah saya, belajar The Graph – GRATIS.
Ada yang dari organisasi saya, ada juga yang bukan.
Kata guru ngaji saya = Kalo Punya Ilmu Jangan Diumpetin.
Sharing… Sharing biar tambah barokah.

Dan mulai bisa diduplikasi oleh orang-orang yang saya ajarin

Screen Shot 2015-05-05 at 22.19.56
Ini dari Gloria Tannos (istrinya Pak Calvin Anderson) Active Millionaire Team

Top VP & Rekrut tahun 2014, bilang gini

Screen Shot 2015-05-05 at 22.28.50

Tapi Sayang Sekali sodara-sodaraaaaaa…

The Graph sejak 1 Mei kemaren TIDAK bisa diperoleh lagi. It’s CLOSED !!
Menangislah banyak orang…

Screen Shot 2015-05-05 at 21.58.12

Rejeki anak sholeeeeeeh…..

Eh,… tiba-tiba ada inbox masuk dari Om Yudhis, creatornya The Graph
Nulis begini :

Screen Shot 2015-05-05 at 21.01.20

Nah loh,… saya sampe konfirmasi ulang sama beliau,
eh bener loh,… beliau kasih penawaran khusus untuk member Herbalife aja
untuk bisa dapatkan The Graph diperpanjang sampai akhir bulan Mei ini saja

HOREEEEEE…
ASLI SENEEEEENG BANGET.

Rejeki anak sholeh, emang gak kemana.

CARANYA :

Akses link ini : https://miouw.com/signup/thegraph

Tulis informasi yang diminta,
masukkan kode kupon = HERBALIFE24

Screen Shot 2015-05-05 at 20.56.46

Ikuti step-stepnya sampai ke pembayaran.

Jika sudah rampung semua, kabari saya
untuk saya undang ke Grup Mentoring di Facebook.

Untuk temen2 yang sudah pake The Graph,
kasih sedikit testimoni dong di komentar di bawah ya…

 

 

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

Join 8,817 other followers